16 September 2007

Belut

Java Antique Furniture: Indonesia Furniture, Jepara Furniture, Mahogany and Teak Furniture, Home and Garden Furniture Styles in thousand collections. Java Antique Furniture which is located in Jepara, Indonesia fully committed to supply the uncompromised finest wooden furniture.We are dealing with any kinds of Indonesia and Jepara Furniture Style wooden furniture: antique furniture, classic furniture, colonial furniture, reproduction furniture and modern furniture. We make not only indoor and home furniture, but also garden furniture. We make garden furniture in chair. We also Bed Furniture, Bed room furniture set, Bed side Furniture, Bookcase Furniture, cabinet Furniture, Chaise Lounge Furniture, Chest, Children Furniture, Chippendale Chair Furniture, Coffee Table Furniture, Console Furniture & Dresing Table Furniture, Desk & Writing Table Furniture


PROSPEK & POTENSI BELUT
Belut disukai oleh hampir seluruh lapisan masyarakat dunia baik dalam bentuk masakan dan olahan. Belut merupakan sumber protein hewani yang megandung nilai gizi yang tinggi dengan komposisi lengkap. Negara pengkonsumsi belut terbesar adalah Hongkong,Jepang, Taiwan dan Korea. Di negara pengimport, belut merupakan masakan papan atas yang biasanya hanya dapat ditemui dihotel-hotel berbintang dan restoran mewah dengan harga yang mahal.

Belut mempunyai peluang pasar export yang cukup prospektif. Kebutuhan dan permintaan belut dinegara-negara Asia mencapai hampir 60 ton setiap hari. Sementara yang terpenuhi baru sekitar 5 ton / hari. Negara-negara pengimport belut antara lain Hongkong, Perancis, Belgia, Spanyol, Jepang, Belanda, Jerman, dan Denmark. Biasanya yang sering diminta adalah belut hidup, belut beku dan belut asap.

Belut yang diminta dari negara-negara tetangga sangat bervariasi. Setiap tahun Jepang mengimport 100 ton belut segar dari berbagai negara produsen seperti Birma, Thailand, Vietnam. Jepang meminta belut ukuran 180 s/d 220 gram / ekor dan 250 gram / ekor. Belgia menghendaki belut berukuran 100 s/d 200 gram / ekor. Jerman menghendaki ukuran 400 s/d 800 gram / ekor. Sementara negara-negara lain menghendaki belut berukuran kecil 200 s/d 250 gram / ekor dan berukuran besar 300 s/d 400 gram / ekor.

Selain pasar luar negri didalam negripun permintaan untuk komoditi ini cukup tinggi. Sebagian besar masyarakat Indonesia menggemari belut yang dikemas dalam bentuk pepes, belut asap, kripik, abon dan dendeng belut dan lain-lain. Pertambahan jumlah penduduk yang cukup besar dapat ditangkap sebagai peluang pasar yang potensial. Belut memiliki prospek dan potensi yang besar dan menjanjikan untuk dikembangkan dan dibudidayakan secara komersial.


MANFAAT & KEGUNAAN BELUT
Belut merupakan sumber protein hewani yang dapat diolah menjadi berbagai makanan. Belut juga mengandung nilai gizi yang tinggi dengan komposisi yang lengkap .Selain untuk dikonsumsi, olahan belut dapat berfungsi sebagai obat alternative.

Belut mengandung protein dan gizi yang yang baik untuk anak-anak dan orang dewasa. Daging belut dapat diolah menjadi berbagai masakan seperti direbus, disetup, digoreng, dipepes dan dipanggang


SEKILAS BUDIDAYA BELUT

Belut sering dijumpai hidup disawah-sawah, sungai dan rawa. Belut yang selama ini dikenal ada dua macam yaitu belut sawah dan belut rawa. Belut bisa dibudidayakan diketinggian 200 s/d 1.100 meter dpl dengan suhu 16 s/d 21 derajat Celcius danderajat keasaman tanah berkisar antara ( PH ) 5 - 7.

Bangunan kolam pembudidayaan yang biasa dipakai adalah drum / tong, kolam tembok dan kolam jaring. Jenis kolam yang harus ada diarea budidaya adalah kolam pembesaran, kolam panen, kolam penampungan induk dan kolam pemijahan.

Belut menghendaki media pemeliharaan berupa tanah sawah, tanah kebun atau tanah yang gembur. Media pengganti bisa diupayakan dari beberapa bahan yang disusun antara lain pupuk kandang, lumpur yang sudah dikeringkan, kompos, jerami padi, cincangan batang pisang dan sayur yang sudah dibusukkan. Penggunaaan tanah padat dihindari karena tidak cocok dengan habitat asli belut.

Belut yang akan dibudidayakan harus benih sehat yang bisa berasal dari tangkapan alam atau hasil perkawinan. Benih yang berasal dari tangkapan alam sebaiknya bukan berasal dari hasil setruman karena pertumbuhannya akan lambat. Ciri benih yang baik adalah gerakan tubuhnya lincah, agresif, tidak terdapat luka, tidak cacat tubuhnya, berpenampilan sehat dan memiliki warna tubuh yang cerah.

Belut secara alamiah berbiak satu tahun sekali. Perkawinan belut terjadi pada waktu malam hari yang panas akibat mendung dan tidak ada sinar bulan. Masa perkawinan belut sangat panjang berkisar 4 s/d 5 bulan. Telur-telur hasil perkawinan akan dijaga oleh belut jantan dan menetas 2 s/d 3 minggu kemudian. Dari sekitar 1000 telur akan dihasilkan kurang lebih 300 ekor anak belut.

Belut yang baru menetas belum dapat mencari pakan sendiri hingga satu minggu. Anak belut yang baru menetas memakan makanan yang berada dikantong lembaganya. Belut termasuk golongan karnivora karena memakan binatang lain. Belut dewasa makan berbagai makanan hidup yang dijumpai disekelilingnya seperti siput, serangga, anak keong, belatung, bekicot dan benih ikan yang masih kecil.

Belut yang dibudidayakan bisa diberikan makanan buatan seperti pelet. Karena belut merupakan hewan karnivora maka harus diberikan pakan yang mengandung 70% protein. Pelet hanya diperbolehkan diberikan beberapakali saja selebihnya harus diberikan makanan dalam bentuk aneka jenis ikan. Pemberian makanan yang sama secara terus-menerus menyebabkan pertumbuhan belut tidak optimal.

Belut jarang terkena penyakit , kalaupun ada penyakit yang sering adalah jamur dan bakteri. Jamur menyerang apabila kondisi belut dalam keadaan lemah, jika tidak segera diobati maka belut akan segera mati. Sedangkan bakteri menyerang organ-organ bagian dalam tubuh belut.


KRITERIA PASOKAN BELUT
Belut yang dipasok untuk permintaan pasar lokal dan export bisa berasal dari pembudidayaan atau hasil tangkapan alam seperti sawah, sungai dan rawa. Belut hasil budidaya untuk konsumsi pasar lokal min. berumur 3 bulan sedangkan untuk pasokan export, belut yang dibudidayakan harus berumur min. 7 bulan sejak benih ditebar. Belut yang dikirim harus dalam keadaan hidup

Belut yang diminta pasar lokal tidak membutuhkan spesifikasi tertentu. Segala macam ukuran belut dari yang kecil hingga besar dapat diterima. Penghitungan berdasarkan timbangan berat tanpa memilah-milah ukuran. Apabila disortasi maka kelompok yang besar akan dihargai lebih tinggi.

Belut yang diminta penampung adakalanya tergantung dari permintaan. Untuk proses pembuatan keripik belut dibutuhkan belut yang berukuran kecil. Untuk pembuatan abon, konsumsi warung-warung makan, restoran dan hotel dibutuhkan belut berukuran sedang dan besar.

Belut kriteria export kondisinya harus mulus tidak boleh cacat, tidak berpenyakit ataupun luka karena menurunkan kualitas dan harga. Belut berukuran panjang 30 s/d 50 cm yang diukur dari ujung kepala hingga ekor. Satu kilogram berisi 10 s/d 12 ekor. Tetapi ada pula exportir / importir yang meminta 1 kilogramnya berisi 4 s/d 5 ekor ada juga yang meminta pasokan berisi 2 – 3 ekor tiap kilogramnya.

Belut diberok terlebih dahulu sebelum dikirim ke exportir selama dua hari. Tujuan pemberokan adalah untuk menghilangkan bau lumpur pada belut yang baru dipanen / ditangkap dari alam. Belut keperluan pasar lokal dipacking menggunakan wadah berupa drum-drum plastik. sedangkan untuk pengiriman export dipacking menggunakan kotak – kotak Styrofoam.


DAFTAR PUSTAKA
- Drs. Ruslan Roy .MM – Petunjuk Praktis Beternak Belut – Budidaya di Kolam tembok, Kolam jaring, Drum – Jakarta : PT. Agro Media Pustaka - 2006
- Ir. Abbas Siregar Djarijah – Budi Daya belut – Mengulas Tatacara Membudidayakan Belut Sawah, sejak Penyiapan Kolam, Penyediaan Benih, Pemberian Pakan, Perawatan hingga Pemanenan - Yogyakarta : Kanisius - 2006
- Ir.Hieronymus Budi Santoso – Pemeliharaan dan Pembesaran Belut – Salah Satu Komoditas - Unggulan Perikanan – Yogyakarta : Kanisius - 2006
- Ir. H. Rahmat Rukmana – Budi Daya Belut – Yogyakarta : Kanisius – 2003
- Wahyu Muljana – Mari Beternak Belut – Semarang : CV. Aneka Ilmu – 1984
- Bob Sadino – Prospek Beternak Blut – Trubus 289 tahun XXIV – 1993
- Sarwono B – Belut, Bisnis dan Gizi – Trubus 151 – Juni 1982
- Slamet Soeseno – Beternak Belut – Jakarta : CV. Yasaguna - 1981

12 komentar:

e-tips mengatakan...

makasih infonya...
pengen coba jg.

kalau bisa dibuat analisis usaha dan biaya sekalian

www.Ugetuget.com mengatakan...

apakah bisa memantu expor?
www.fokusoha.com

I Gde Sucahya mengatakan...

kalau mau cari bibit belut dikirim ke Bali apakah bisa dibantu?? atau bisa sekalian penjualan nya juga untuk supply market di Bali??
tolong kabarin saya di alamat email sucahya.jaya@gmail.com atau telepon ke 08123844747
terima kasih

blog1272 mengatakan...

Wah Tulisannya Bagus Juga.
Salam Kenal ya.

WS BRAVE mengatakan...

seya memiliki beberapa produck belut tapi sangat sulit menembus pasar expor. coz emang ga punya jaringan di luar negeri. kalau ada yang berminat dengan produck saya bisa hubungi langsung di email yoseb_wahyudi@yahoo.com. atau langsung telf di 081233330178. kalau telf tolong sms dulu.

GW C TAMAN WALET mengatakan...

saya ingin beternak belut tolong para senior tolong saya di ajarin caranya ini alamat email saya ratnadewi_04@yahoo.com

didin mengatakan...

mohon informasi dari para senior dimana saya bisa dapatkan bibit belut, serta pengetahuan bagaimana cara yg baik untuk beternak belut. email aja ke zaed_didin24@yahoo.co.id atas bantuanya saya ucapkan terimakasih

ivan mengatakan...

mohon petunjuk dari para senior bagi pemula peternak belut dan cara yg palik baik utk menghindari an utk kerugianyg besar dlm beternak belut dan diman saya bisa mendapatkan bibit yg baik saya asl dari sumatera utara dan telah mempunyai lahan utk memulai bisnes tsb.tlg di bantu ni email saya ivan.blues@hotmail.com

tatank mengatakan...

infonya menarik banget, tolong dong dikirimkan spesifikasi cara budidaya belut yg sederhana untuk konsumsi rumah tangga(email sy : tatankcycax99@gmail.com) terima kasih sbelumnya.

putra rengat mengatakan...

saya dri riau,,
saya jual belut tangkapan alam 1 ton perminggu
serius hub 085278930202

usaha belut mengatakan...

saya sanggup menyediakan stok belut untuk ekspor dengan kapasitas 10 ton per minggu.jika berminat hubungin saya langsung.email mukti_lawuii@yahoo.co.id by phone 0818640418 (mukti).

Nanno Maretda mengatakan...

Kami hanya ingin memberi informasi.
Kami bergerak dibidang budidaya belut di daerah lampung.
Jika anda berminat ingin MEMBELI BELUT ataupun anda ingin MEMASOK BELUT ke kami, kami siap menerimanya. Berapapun jumlahnya.


Dan juga kami selalu membuka :
PELATIHAN BUDIDAYA BELUT DAN CACING SETIAP BULANNYA.


Untuk info lebih lanjut mengenai harga dan jadwal, hubungi kami di :

====================================
CV. SUMBER REZEKI

Jl. Garuda No.36 RT/RW.29/07 Rejomulyo
Metro Selatan - Kota Metro
Lampung 34111
(Belakang Polsek Metro Selatan)
Telp : 0725 646 8078
HP : 0858 4088 0024 | 0823 7787 8080 | 0878 9898 8145
Pin BB : 292C7C04
Email : belutlampung@gmail.com
Website : www.belutlampung.com

Kami tunggu kedatangan dan telpon dari anda.
Terima Kasih
====================================